Morfologi Lengkap Tanaman Pisang - Tanaman pisang atau dalam nama latinnya disebut Musa Parasidika merupakan salah satu jenis dari buah buahan yang banyak dan berkembang khususnya di indonesia yang memiliki iklim yang tropis,seperti yang kita ketahui tanaman pisang memiliki banyak sekali jenis dan karakter tertentu serta memiliki berbagai macam khasiat dan manfaat bagi manusia maupun yang lainnya,teknik budidaya yang tepat dengan menggunakan lahan yang tepat tentunya akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman pisang itu sendiri karena pisang merupakan salah satu komoditas yang cukup di gemari oleh masyarakat khususnya dengan harga yang relatif lebih stabil dibandingkan dengan komoditas komoditas tanaman yang lainnya.
mempelajari morfologi pisang yang tepat tentunya dapat mempengaruhi dalam proses budidaya tanaman pisang itu sendiri karena dengan mempelajari morfologi dari tanaman pisang itu sendiri tentunya kita akan semakin paham dan mengerti tentang tanaman pisang serat syarat tumbuh dari tanaman pisang itu sendiri.
Berikut adalah cirri morfologi tanaman pisang untuk setiap organnya:
1. Akar
Sistem perakaran yang berada pada tanaman pisang umumnya keluar dan tumbuh dari bongo (corm) bagian samping dan bagian bawah, berakar serabut, dan tidak memiliki akar tunggang. Pertumbuhan akar pada umumnya berkelompok menuju arah samping di bawah permukaan tanah dan mengarah ke dalam tanah mencapai sepanjang 4-5 meter. Walaupun demikian, daya jangkau akar hanya menembus pada kedalaman tanah antara 150-200 cm.
2. Batang
Batang psaing dibedakan menjadi dua macam yaitu batang asli yang disebut bongo dan batang semu atau juga batang palsu. Bongol berada di pangkal batang semu dan berada di bawah permukaan tanah serta memiliki banyak mata tunas yang merupakan calon anakan tanaman pisang dan merupakan tempat tumbuhnya akar. Batang semu tersusun atas pelepah-pelapah daun yang saling menutupi, tumbuh tegak dan kokoh, serta berada di atas permukaan tanah.
3. Daun
Bentuk daun pisang pada umumnya panjang, lonjong, dengan lebar yang tidak sama, bagian ujung daun tumpul, dan tepinya tersusun rata. Letak daun terpencar dan tersusun dalam tangkai yang berukuran relatif panjang dengan helai daun yang mudah robek.
4. Bunga
Bunga pisang atau yang sering disebut dengan jantung pisang keluar dari ujung batang. Susunan bunga tersusun atas daun-daun pelindung yang saling menutupi dan bunga-bunganya terletak pada tiap ketiak di antara daun pelindng dan membentuk sisir. Bunga pisang termasuk bunga berumah satu . letak bunga betina di bagian pangkal, sedangkan letak bunga jantan berada di tengah. Bunga sempurnya yang terdiri atas bunga jantan dan bunga betina berada di bagian ujung.
5. Buah
Buah pisang tersusun dalam tandan tiap tandan terdiri atas beberapa sisir dan tiap sisir terdapat 6-22 buah pisang tergantung varietasnya. Buah pisang umumnya tidak berbiji dan bersifat triploid. Kecuali pada pisang kluthuk yang bersifat diploid dan memiliki biji. Proses pembuahan tanpa adanya biji disebut dengan partenokarpi.
setelah kita mempelajari lebih detail tentang morfologi tanaman pisang itu senri mari kita bahas syarat tumbuh dari tanaman pisang itu sendiri
SYARAT TUMBUH TANAMAN PISANG
1. Iklim
Tanaman pisang cocok untuk daerah yang beriklim tropis dengan kelembaban udara yang cukup tinggi serta dengan kondisi cuaca yang cukup panas. Namun jika kondisi lahan Anda pada daerah subtropis atau pegunungan, tidak masalah karena tanaman pisang bisa beradaptasi pada cuaca yang cukup dingin. Tanaman ini bisa bertahan hidup pada daerah yang kekurangan air, karena pisang bisa menyuplai air dari batang yang memiliki kandungan air yang tinggi, namun konsekuensinya pertumbuhannya menjadi tidak maksimal.
Perhatikan juga dengan kondisi kecepatan angin di lokasi lahan anda karena jika kecepatan angin di lahan anda cukup tinggi bisa merusak daun pisang dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman
Kondisi curah hujan yang bagus untuk budidaya tanaman pisang yaitu pada kisaran 1520-3800 mm per satu kali tumbuh, dengan asumsi dalam sekali masa tanam terdapat 2 bulan tidak hujan. usahakan dalam budidaya tanaman pisang untuk membuat guludan supaya tidak ada genangan air.
2. Media Tanam Pisang
Tanaman pisang bisa tumbuh optimal pada kondisi tanah yang kaya unsur hara dan memiliki kandungan kapur atau tanah berat. Tanaman ini memiliki sifat rakus terhadap makanan, sehingga Anda perlu mempersiapkan lahan yang memiliki unsur hara yang tinggi. Anda bisa melakukan pemupukan untuk menambah unsur hara tanah dengan menggunakan pupuk kompos dan pupuk kandang
Tanaman pisang harus mendapatkan pengairan yang intensif, namun usahakan jangan sampai ada genangan air dalam lahan.
Perhatikan juga dengan kondisi ketinggian air tanah, untuk di daerah basah yaitu 50-200 cm, sedangkan daerah setengah basah 100-200 cm, dan di daerah kering 50-150 cm. Lokasi lahan yang terkena erosi tidak akan menghasilkan buah pisang yang baik dan tanaman ini tidak bisa hidup dengan maksimal pada tanah yang memiliki kandungan garam 0,07%.
3. Ketinggian Tempat
Ketinggian tempat tanaman pisang bisa tumbuh pada daerah dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian dpl. Sedangkan untuk pisang ambon, pisang tanduk, dan pisang nangka bisa tumbuh baik pada ketinggian 1000 dpl.
Cara Menaman Sayuran Dengan Teknik Hidroponik Organik Untuk Lahan Yang Sempit - Ronyagriculture.com kali ini adminn akan membagikan sedikit tips atau cara buat kalian yang ingin menanam sayurann dengan lahan yang terbatas hal ini biasanya terjadi dikalangan masyarakat yang hidup di perkotaan seperti kota kota besar tentunya dengan lahan yang terbatas sebenarnya dapat kita manfaatkan dengan cara Menanam sayuran dengan teknik hidroponik.
Pengertian budidaya Hidroponik berarti suatu metode budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah, tetapi memanfaatkan air/larutan mineral bernutrisi yang diperlukan oleh tanaman dan bahan lainnya sebagai pengganti media tanah yang mengandung unsur hara seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan genteng/batu bata, serbuk kayu, dan lain sebagainya.
Teknik Hidroponik ini menjadi tren dalam budidaya pertanian Modern saat ini karena selain lebih praktis dan lebih efisien teknik ini juga memiliki keuntungan antara lain mereka yang memiliki lahan sempit tetap dapat bercocok tanam dan meghijaukan pekarangan rumah seperti juga cara menanam bunga melati hidroponik.Keuntungan lainnya adalah budidaya secara hidroponik dianggap lebih higenis dan mengahasilkan kualitas panen yang lebih baik ketimbang budidaya secara konvensional.
Keuntungan Tanaman Hidroponik
1. Bertanam hidroponik terbukti hemat dibandingkan dengan menanam konvensional di atas tanah karena tidak perlu menyiramkan air setiap hari sebab larutan nutrisi/media larutan mineral yang dipergunakan sudah tertampung di dalam wadah yang dipakai, sehingga kita tinggal melakukan pengontrolan saja.
2. Bertanam hidroponik dapat memaksimalkan lahan terbatas karena tidak membutuhkan lahan yang banyak, bahkan media tanaman bisa dibuat secara bertingkat
Bertanam hidroponik terbukti ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida atau obat hama yang dapat merusak tanah, menggunakan air hanya 1/20 dari tanaman biasa, dan mengurangi CO2 karena tidak perlu menggunakan kendaraan atau mesin.
3. Tanaman hidroponik tidak merusak tanah karena tidak menggunakan media tanah dan juga tidak membutuhkan tempat yang luas.
4. Hasil tanaman hidroponik bisa dimakan secara keseluruhan termasuk akar karena terbebas dari kotoran dan hama.
5. Bisa memeriksa akar tanaman dengan jelas secara periodik untuk mengontrol pertumbuhannya
Pertumbuhan tanaman lebih cepat dan kualitas hasil tanaman dapat terkontrol Untuk menanam hidroponik tidak perlu tergantung musim, karena itu dapat ditanam kapan saja sesuai dengan planning kita.
6. Menanam hidroponik bisa mengurangi/menghemat pemakaian pupuk.
Berikut ini merupakan cara menanam sayuran hidroponik organik menggunakan 3 sistem alternatif.
1. Memilih Sistem Tanam
Menanam sayuran organik secara hidroponik dapat dilakukan dengan menggunakan 3 sistem yang dapat anda pilih. Gunakan sistem hidroponik yang di rasa paling mudah bagi anda seperti juga cara menanam sayur fertigasi . Berikut akan dijelaskan 3 sistem alternatif yang bisa anda pilih.
Sistem Kultur Air
Menanam sayuran menggunakan media air ternyata telah dimulai sejak abad ke-15 dimana bangsa Astec telah mencoba bercocok tanam sayuran dengan menggunakan media air dalam kubangan atau diatas kolam.
Sistem ini sangat cocok digunakan untuk menanam sayuran seperti kangkung, bayam, pakcoi dan sayuran daun lainnya. Sistem ini terinspirasi daritanaman eceng gondok yang dapat tumbuh subur diatas kolam meskipun akarnya tidak menancap kedalam tanah.
Sistem Kultur Agregat
Kultur agregat merupakan sebuah sistem menanam sayuran hidroponik dengan menggunakan media tanam berupa pasir, pecahan batu bata, batu kerikil dan lain sebagainya. Yang menjadi cayatan adalah media yang digunakan merupakan media non-tanah atau media selain tanah.
Cara menanam sayuran dengan media ini ialah dengan menempatkan media kedalam wadah atau pot atau juga dalam botol plastik bekas. Kemudian ditanami benih atau bibit sayuran dan selanjutnya dilakukan pemeliharaan dengan pemberin larutan nurrisi agar tanaman dapat tumbuh dan dipanen.
Dalam sistem ini, memiliki kelemahan yakni media yang digunakan merupakan media yang tidak dapat menyediakan air. Sehingga tentunya dalam hal ini anda harua telaten untuk memberikan tambahan air kedalam media tanam. Jika dibirkan saja maka tanaman tidak akan tumbuh dan bahkan dapat mengalami kematian. Karenanya pemeliharaan dan perawatan menjadi kunci keberhasilan menanam sayuran hidroponik dengan menggunakan sistem ini.
NFT (Nutrient Film Technique)
NFT merupakan sistem menanam sayuranhidroponik dengan cara membuat media selokan sebagai pengganti tanah seperti dalam menanam sayuran konvensional.
Tentunya selokan atau parit ini bukan merupakan selokan biasa. Selokan ini terbuat dari besi dengan lempengan yang tipis, kemudian air dan cairan nutrisi dialirkan kedalam media tanam.
2. Menanam Sayuran Pada Media Tanam Hidroponik
Tahapan selanjutnya tentu adalah menanam tanaman pada media yang telah disipakan. Sebelum ditanam beberapa tanaman sayuran seperti bayam, kangkung dan sawi-sawian disarankan untuk disemai terlebih dahulu. Baru kemudian setelah cukup umur, biasanya 2-3 minggu setelah semai baru tanaman dapat di pindahkan ke media hidroponik sebagimana juga cara menanam sayur aquaponic . Berikut cara melakukan pindah tanam :
Pastikan bibit tanaman yang dipilih merupakan tanaman yang sehat, tidak cacat dan tidak terdapat serangan hama dan penyakit.
Lakukan penanaman pada sore hari, agar keesokan paginya tanaman dapat langsung beradaptasi dengan lingkungan baru.
Tanamkan bibit sayuran kedalam media yang telah disipkan tadi.
Setelah itu, lakukan pemeliharaan dan perawatan intensif, karena pada dasarnya dalam budidaya sayuran hidroponik elemen inilah uang paling menentukan pertumbuhan tanaman secara optimal.
3. Pemeliharaan dan Perawatan
Nah, pada bagian ini merupakan yang membedakan antara menanam sayuran hidroponik biasa dan organik. Jika pada umumnya kita biasa menggunakan nutrisi AB Mix yang banyak di jual di pasaran. Maka kali ini kita akan menggunakan bahan organik sehingga kemudian hasil tanaman akan layak disebut sebagai produk organik seperti juga cara menanam hidroponik bawang merah . Berikut beberapa tahapan yang wajib anda lakukan, antara lain sebagai berikut :
Pengairan
Pengairan merupakan hal yang sangat wajib diperhatikan terutama jika menggunakan sistem kultur agregat dan NFT. Tentunya yang pertama harus dipastikan adalah bahwa air yang digunakan merupakan air yang bersih. Karena jika menggunakan air kotor maka resiko tanaman akan terkena penyakit lebih besar. Biasanya intensitas pemeberian air yang disarankan ialah sebanyak 2-3 kali dalma sehari. Tentunya sangat disesuaikan dengan kondisi cuaca dan media. Namun pastikam bahwa media selalu memiliki ketersediaan air yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Pemupukan
Jika biasanya menggunakan larutan nutrisi AB Mix maka pada tahap ini digantika dengan pemupukan yang bersal dari senyawa organik. Anda dapat membuatnya dari tanaman yang bernama daerah ki pahit (Thitonia diversofolia) tanaman ini banyak di temui di derah pedesaan.
Untuk mengantisipasi ketersediaannya maka anda bisa melakukan budidaya tanaman ini secara konvensional sehingga tentunya anda akan memiliki stok yang melimpah tanaman ini sendiri. Untuk dapat digunakan sebagai sumber unsur hara organik dalam budidaya hidroponik, tanaman ini harus difermentasi terlebih dahulu selama 7-14 hari.
Tentu waktu ini relarif lebih lama ketimbang penggunaan larutan nutrisi AB Mix yang membutuhkan persiapan yang singkat. Selain itu juga, masih terdapat kendala lain yakni kandungan unsur hara makro dalam tanaman ki pahit rekatif lebih sedikit. Karenanya anda harus rutin menanmbahkan dosis pemupukan pada tanaman sesuai dengan pertumbuhan yang dialami tanaman.
Jika tidak dilakukan , maka bisa jadi tanaman tidak akan tumbuh optimal dan cenderung mengalami gejala kekurangan unsur hara. Sehingga pada akhirnya akan berakibat pada lambatnya pertumbuhan tanaman.
Perempelan
Perempelan dilakukan pada beberapa jenis tanaman sayuran seperti sawi, kubis, brokoli dan tanaman sayuran buah lainnya. Perempelan bertujuan agar tanaman dapat fokus menghasilkan buah atau bunga yang menjadi hasil yang akan dipanen dari komoditas yang di tanam tersebut. Perempelan dilakukan dengan membuang sejumlah daun yang berukuran besar, terlampau tua dan menunjukkan gejala kekuningan atau terserang hama dan penyakit . Kemudian buat jauh daun hasil perempelan agar tidak menular kepada tanaman yang sehat.
Sanitasi Lingkungan
Sanitasi lingkungan merupakan faktor pendukung dalam pemeliharaan dan perawatan tanaman sayuran hidroponik. Sanitasi lingkungan dilakukan dengan cara memebersihkan area atau lokasi tanaman di tanam. Selain itu, anda harus rutin membersihkan wadah atau pot kedia tanam, terutama pada sistem kultur aur dan NFT. Wadah yang transparan akan rentan terjenan serangan lumut apalagi jika dalam kondiai tergenangi air. Lakukan sanitasi atau pembersihan lingkungan setiap 2-4 minggu sekali.
Cara Bertanam Hidroponik Sayuran Sederhana di Rumah
Cara Sederhana Menanam Sayuran Dengan Hidroponik
Teknik Budidaya Sayuran Hidroponik
cara menanam sayuran hidroponik menggunakan botol bekas air mineral
cara menanam hidroponik kangkung
cara menanam hidroponik tomat
cara bertanam hidroponik bagi pemula
cara membuat tanaman hidroponik dengan paralon
cara menanam hidroponik dengan media air
video hidroponik
cara menanam hidroponik cabe
Demikian lah sedikit ulasan mengenai cara Atau teknik menaman sayuran dengan teknik hidroponik semoga dapat menjadi referensi kalian dalam menanam sayuran jangan lupa untuk komen dan share ya artikel ini agar admin selalu semangat update nya buat kalian.
Admin
21:06
New Google SEO
Bandung, IndonesiaDemikian lah sedikit ulasan mengenai cara Atau teknik menaman sayuran dengan teknik hidroponik semoga dapat menjadi referensi kalian dalam menanam sayuran jangan lupa untuk komen dan share ya artikel ini agar admin selalu semangat update nya buat kalian.
Cara Menanam Sayuran Dengan Teknik Hidroponik
Posted by RONY AGRICULTURE on Friday, 23 February 2018
Panduan Lengkap Cara Budidaya Pepaya Califoernia - Pepaya California berasal dari Meksiko, Amerika Selatan, dan kini menyebar luas
seluruh daerah Tropis termasuk negara Indonesia untuk diambil buahnya. Pepaya California adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica dengan penamaan ilmiah Carica papaya.L Fakta mengejutkan bahwa pepaya california adalah nama lain dari varietas pepaya Calina temuan Prof Dr .Sriani Sujiprihatin MS dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda (papaja) dalam bahasa Jawa pepaya disebut (katès) dan dalam bahasa Sunda (gedang).
Tanaman pepaya telah banyak dibudidayakan di Indonesia baik sebagai tanamana budidaya maupun tanaman pekarangan belakang rumah. Tanaman pepaya terkenal sebagai tanaman “Multi Fungsi “,karena keseluruhan bagian tanaman mulai dari buah, akar, batang, daun, bunga dan biji mempunyai manfaat yang sangat baik untuk kesehatan.
Budidaya Pepaya California
Syarat Tumbuh
Tanaman dapat tumbuh pada dataran rendah dan tinggi 300 - 1000 meter dpl
Curah hujan 1000 - 2000 mm/ tahun
Suhu udara optimum 22 - 26 º C
Kelembaban udara sekitar 40% dan angin yang tidak terlalu kencang sangat baik untuk penyerbukan
Tanah subur, gembur, mengandung humus dan harus banyak menahan air
pH tanah yang ideal adalah netral dengan pH 6 -7
Penyemaian Bibit
Tanaman pepaya diperbanyak secara generatif menggunakan biji yang dapat diusahakan sendiri dengan mengambil biji dari buah yang masak pohon dan sehat. Caranya dengan memotong 1/3 bagian buah pangkal dan mengambil biji dari 2/3 buah di bagian ujung untuk dijadikan benih.
Persiapan Lahan
Persiapan Pengolahan Lahan
Adalah mempersiapkan lahan agar kondisi lahan sesuai untuk pertumbuhan tanaman papaya. Kegiatan yang dilakukan dalam penyiapan lahan adalah membersihkan lahan dari bebatuan, gulma, dan sisa-sisa tanaman lainnya serta drainase yang baik. Lahan dibersihkan dari gulma dan sisa-sisa tanaman lain. Lakukan pengolahan tanah dengan mencangkul dan meratakan tanah kemudian dicampur dengan abu bekas bakaran kayu .
Selanjutnya buat lubang tanam dimana tanah bagian atas diletakkan di sisi kanan dan tanah bagian bawah pada sisi kiri. Pada saat penanaman, timbunan tanah bagian bawah digunakan untuk menimbun terlebih dahulu diikuti dengan timbunan tanah bagian atas. Lubang tanam dibiarkan dan diangin-anginkan selama ± 1 – 2 minggu untuk mengurangi kemasaman dan kandungan air. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 50 cm, jarak lubang disesuaikan dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 m atau 2,5 x 2,75 m. Populasi tanaman per hektar 1.200 pohon.
Pembuatan Bedengan atau Galangan
Bedengan atau galangan dibuat dengan panjang disesuaikan kondisi lahan, lebar 1-1,5 meter, tinggi pada tahun pertama 30-40 cm dan jarak antar bedeng 1 m dengan arah bedengan disesuaikan dengan arah aliran air, ditengah bedengan dibuat lubang tanam yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran bibit dengan jarak antar lubang 2,5 m-2,75 m dalam barisan.
Persiapan Penanaman
Persiapan penanaman bertujuan untuk memastikan waktu terbaik dalam proses pembudidayaan pepaya berproduktifitas tinggi. Penanaman pepaya california dilakukan dengan dua (2) cara yaitu ;benih yang langsung ditanam dan dengan menggunakan bibit benih pepaya langsung ditanam sebanyak 2 – 3 biji per lubang tanam.
Penanaman menggunakan bibit hasil persemaian tahapan dengan melakukan pemindahkan bibit dari polybag yang telah berumur antara 1 – 1,5 bulan ke lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya. Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari Untuk penanaman di beberapa lubang tanam dianjurkan ditanami 2 bibit sekaligus untuk cadangan sulam apabila bibit mati atau untuk mengganti bibit yang menyimpang sifatnya.
Pemeliharaan Tanaman
Tahap terpenting dalam keberhasilahan budidaya tanaman pepaya california adalah penerapan pemeliharaan yang baik,sehingga hasil lebih optimal.
Penyiangan Gulma, bertujuan untuk menghilangkan rumput lair (gulma) diarea budidaya sebagai pesaing bagi tanaman utama dalam memdapatkan unsur hara,penyiangan dapat dilakukan dengan manual (cangkut dan koret) bisa secara kimiawi (pestisida:herbisida),.kegiatan penyiangan bersamaa dengan kegiatan pemupukan dan pembumbunan.
Penyulaman dilakukan setelah tanaman berumur 1 bulan dengan menggunakan benih dengan umur yang sama.
Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan gulma. Tujuan pembumbunan untuk mengubur batang yang telah tinggi agar tidak mudah rebah serta merangsang pertumbuhan akar baru.
Pemupukan. diberikan dengan cara menggali parit melingkari tanaman pepaya. Kedalaman parit kurang lebih 10-25 cm, campuran pupuk diletakkan pada parit tersebut. Berikut ketentuan pemupukan budidaya pepaya: Pemupukan pertama, umur 2 minggu,( Urea 30 gr, SP-36 40 gr, ZA 40 gr dan KCl 20 gram/pohon),Pemupukan kedua, umur 1 bulan, (Urea 40 gr, SP-36 70 gr, ZA 70 gr dan KCl 30 gram/pohon),Pemupukan ketiga, umur 4 bulan, (Urea 45 gr, SP-36 80 gr, ZA 80 gr dan KCl 60 gr per pohon),Pemupukan keempat, umur 6 bulan, (Urea 50 gr, SP-36 90 gr, ZA 90 gr dan KCl 70 gr per pohon).
Panen
Panen pertama setelah berumur antara 8 – 9 bulan. Buah papaya dipanen dengan ciri-ciri kematangan, yaitu terdapat semburat warna kuning kemerahan 25% pada kulit buah bagian ujung. Untuk jarak angkut jauh buah papaya dipetik setelah semburat warna hujau kekuningan kurang dari 25% pada kulit buah bagian ujung. Panen buah sebaiknya dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan menggunakan pisau tajam atau gunting pangkas, hindari buah luka dan bonyok, usahakan buah tersebut tidak sampai jatuh
Admin
18:34
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Panduan Lengkap Cara Budidaya Pepaya Califoernia
Posted by RONY AGRICULTURE on Saturday, 13 January 2018
Budidaya Jeruk Nagami Serta Manfaat Dan Kandungan Jeruk Nagami Bagi Kesehatan,mungkin banyak sekali jenis jeruk yang ada diindonesia saat ini mulai dari jeruk nipisjeruk purut,jeruk bali,dan masih banyak lagi yang lainnya namun untuk kali ini kita akan membahas tentang jeruk Nagami mungkin dari kalian masih agak sedikit asing dengan nama jeruk yang satu ini,ya jeruk nagami merupakan satu varian buah kumquat selain marumi.
jeruk nagami yang berasal dari jepang ini yakni yang memiliki nama latin citrus japonica dan ciri khas dari jeruk nagami yaitu memiliki buah yang lonjong serta berukuran kecil kecil yang yang perlu kalian ketahui selain dagingnya yang manis jeruk nagami ini kulitnya juga dapat kalian konsumsi bahkan ada juga kulit nya yang lebih manis dari daging bahnya serta memiliki aroma yang segar tentunya.
sekilas tentang jeruk nagami
berikut ini kita akan coba bahas bagaimana si budidaya jeruk nagami di dalam pot nah untuk kalian yang tidak memiliki lahan yang cukup luas cara budidaya jeruk nagami didalam pot ini sangat sangatlah efektif dan praktis,yuk langsung saja ikuti langkah langkah cara menanam jeruk nagami dalam pot di bawah ini.
Ikuti langkah-langkah berikut ini sebagai panduan dasar Anda.
Pilih Bibit yang Unggul
Bibit jeruk nagami yang berkualitas unggul bisa Anda dapatkan dari bibit yang berasal dari okulasi. Metode okulasi pada dasarnya bertujuan untuk menyatukan sifat-sifat baik yang dimiliki oleh tanaman induk. Jadi di samping bibit tersebut akan rajin berbuah, bibit hasil okulasi juga mempunyai sistem perakaran yang kuat. Kemudian perhatikan pula keadaan fisik dari bibit tersebut. Bibit tanaman yang baik tampak segar, tidak berpenyakit, batangnya kokoh, daunnya hijau, mempunyai tunas, dan percabangannya rimbun.
Siapkan Media Tanam
Karena pohon jeruk nagami bisa tumbuh menjadi besar dan menjulang, ada baiknya sedari awal Anda sudah menggunakan pot yang berukuran besar sebagai wadah penanaman. Pakailah pot tanah yang memiliki diameter sekurang-kurangnya 60 cm. Setelah itu, buat media tanam dengan mencampurkan tanah dan pupuk kandang memakai perbandingan 1:1. Aduk kedua bahan ini sampai tercampur rata. Kemudian masukkan media tanam ke dalam pot hingga terisi penuh. Biarkan media tanam di pot selama 3-5 hari supaya sifatnya menjadi normal kembali.
Tanamkan Bibit Jeruk
Bibit jeruk nagami yang baru Anda beli sebaiknya jangan langsung dipindahkan ke dalam pot, tetapi tetap biarkan berada di polybag selama 1-2 hari supaya mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya. Barulah kemudian bibit tersebut dipindahkan dengan hati-hati ke pot pada waktu pagi atau sore hari. Usahakan lakukan proses pemindahan tanaman ini dengan teliti agar bagian akar dari tanaman tersebut tidak mengalami kerusakan. Tanamkan bibit jeruk nagami ini persis di tengah-tengah pot dan berdiri tegak lurus. Setelah selesai, Anda bisa menyiram tanaman tersebut secukupnya untuk menjaga kelembaban udara.
Rawat dengan Hati
Tanaman merupakan makhluk hidup. Ia akan tumbuh dengan baik apabila Anda merawatnya sepenuh hati. Disarankan letakkan pot berisi tanaman jeruk nagami di area yang bisa mendapatkan sinar matahari secara penuh. Siramlah tanaman ini setiap hari, khususnya saat pagi dan sore. Berikan pula tambahan pupuk kandang setiap sebulan sekali. Pemangkasan juga perlu dilakukan setiap 3 bulan sekali untuk merangsang pertumbuhan bunga dengan menghilangkan cabang sekunder. Pada akhirnya dari cabang yang dipangkas tersebut akan tumbuh cabang tersier yang bersifat sangat produktif dalam menumbuhkan bakal buah.
MANFAAT JERUK NAGAMI
setelah tadi kita seudah membahas jeruk nagami serta cara budidaya nya sekarang kit akan bahas apa si manfaaat jeruk nagami ini bagi kesehatan,jeruk nagami dapat mengobati bronkotis,batuk pilek,radang tenggorokan,demam,diare,ganggan limpa lan lain sebagainya.
KANDUNGAN JERUK NAGAMI
kandungan yang terdapat pada jeruk nagami ini sangat banyak tentunya selain daunnya yang banyak mengandung minyak akssiri,buahnya juga mengandung gula,asam organik dan beberapa vitamin seperti vitamin A,B,C serta mineral seperti kalcium dan juga zat besi.
itulah tadi beberapa ulasan di postingan kali ini mengenai Budidaya Jeruk Nagami Serta Manfaat Dan Kandungan Jeruk Nagami Bagi Kesehatan komen dan share ya jika kalian merasa artikel ini membantu,terimakasih sudah berkunjung di blog ronyagriculture.com semoga bermanfaat.
Admin
19:19
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Budidaya Jeruk Nagami Serta Manfaat Dan Kandungan Jeruk Nagami Bagi Kesehatan
Posted by RONY AGRICULTURE on Monday, 16 October 2017
Ronyagriculture.com,Halo sobat emuanya kali ini admin akan share cara mencangkok buah nangka setra sejarah sert syarat tumbuh buah nangka,mngkin dari sebagin orang buah nangka merupakan sentra yang sangat menjanjikan jika dibudidayakan dengan baik karena nangka dapat kita nikmati mulai dari yang masih mentah ataupun yang sudh masak yuk langsng saja kita ke pembahasannya gan.Budidaya Nangka Dan Cara Mencangkok Buah Nangka
SEJARAH SINGKAT NANGKA
Budidaya Nangka Dan Cara Mencangkok Nangka, Nangka merupakan tanaman buah berupa pohon yg berasal dari India & menyebar ke daerah tropis termasuk Indonesia. Di Indonesia pohon ini memiliki beberapa nama daerah antara lain nongko/ nangka (Jawa, Gorontalo), langge (Gorontalo), anane (Ambon), lumasa/malasa (Lampung), nanal atau krour (Irian Jaya), nangka (sunda). Beberapa nama asing yaitu: jacfruit, jack (Inggris), nangka (Malaysia), kapiak (Papua Nugini), liangka (Filipina), peignai (Myanmar), khnaor (Kamboja), mimiz, miiz hnang (laos), khanun (Thailand), mit (Vietnam).
SYARAT TUMBUH NANGKA
Iklim
Angin berperan dlm membantu penyerbukan bunga pada tanaman nangka.
Pohon nangka cocok tumbuh di daerah yg memilki curah hujan tahunan rata-rata 1.500-2.500 mm & musim keringnya tidak terlalu keras. Nangka dapat tumbuh di daerah kering yaitu di daerah-daerah yg mempunyai bulan-bulan kering lebih dari 4 bulan
Sinar matahari sangat diperlukan nangka untuk memacu fotosintesa & pertumbuhan, karena pohon ini termasuk intoleran. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan terganggunya pembentukan bunga & buah serta pertumbuhannya.
Rata-rata suhu udara minimum 16-21 derajat C & suhu udara maksimum 31- 31,5 derajat C.
Kelembaban udara yg tinggi diperlukan untuk mengurangi penguapan.
Media Tanam nangka
Pohon nangka dipelihara di berbagai tipe tanah, tetapi lebih menyenangi aluvial, tanah liat berpasir/liat berlempung yg dlm & beririgasi baik.
Umumnya tanah yg disukai yaitu tanah yg gembur & agak berpasir. Pohon ini hidup pada tanah tandus sampai subur dengan kondisi reaksi tanah asam sampai alkalis. Bahkan pada tanah gambutpun pohon ini dapat tumbuh & menghasilkan buah.
Pohon nangka tahan terhadap pH rendah (tanah masam) dengan pH 6,0-7,5, tetapi yg optimum pH 6–7.
Kedalaman air tanah yg cocok bagi pertumbuhan nangka adalah 1-2 m atau antara 1-2.5 m. Karena perakarannya sangat dalam, maka sebaiknya ditanam pada tanah yg cukup teball lapisan atasnya (kira-kira 1 m).
Cara Cangkok Tanaman Pohon Nangka
Cara Membuat Cangkokan Tanaman atau pohon, Mencangkok rasanya tak asing lagi bagi kita, bahkan pada saat di SD-pun saya pernah disuruh mencangkok dan bisa hidup saat ditanam. Namun bagaimana membuat cangkokan yang berkwalitas
itulah yang sulit.
Ada kiat-kiat khusus untuk memperoleh bibit cangkokan yang berkwalitas. Bibit
dibuat dalam ukuran besar. Jadi, tak lama setelah bibit dipotong dari induknya ,Untuk membuat cangkokan pohon nangka yang berkwalitas langkah pertama yang dilakukan adalah memilih calon batang yang bagus posturnya dengan ciri-ciri:
Batang tegak lurus (vertikal) dan tidak bercabang minimal sepanjang 50 cm.Diameter batang minimal 3 cm Percabangan 3-4 cabang terletak di ujung batang vertikal 50 cm tadi Jumlah daun minimal 4-5 helai per cabang Daun pucuk dalam keadaan dewasa ( berwarna hijau t ua).Media cangkokan berupa campuran kalau bisa dari kompos (bukan pupuk11/12/2014 Cara Cangkok pohon nangka
Cara Membuat
kandang)dan tanah pebandingan 2:1 sehingga mempunyai beberapa sifat yang merangsang pertumbuhan akar misal: Porus, sehingga mudah ditembus akar-akar muda Ringan, agar tidak membebani batang yang dicangkok.mampu menahan air sehingga media cukup lembap Bahan pembungkus plastik transparan, sehingga bisa mempertahankan kelembapan akar dan mudah untuk mengontrol pertumbuhan akar Cara paling praktis adalah dengan memasukkan media cangkok kedalam kantung plastik ukuran 15 cmX 25 cm atau 25 cm X 30 cm. Setelah sedikit dibasahi lalu diikat dan dibentuk seperti bola. Bola-bola media ini siap di gunakan sebagai media cangkokan.
Cara Mencangkok nangka,
Proses pencangkokan dimulai dengan membuat keratan melingkar batang sekitar 1-3 cm. Semakin besar diameter maka semakin panjang sayatan yang dibuat. Kulit batang harus benar-benar bersih dari lendir atau getah dengan cara dikerik. Batang yang telah dikerat ini dibiarkan selam beberapa jam, hingga kering angin. Agar akarterangsang tumbuh luka keratan ini bisa diberi hormon perangsang akar seperti IBA, NAA, Rootone, atau steemroot.
Media cangkokan yang telah disiapkan tadi dibelah menjadi dua, dan ditelangkupkan kebatang yang telah dikerat tadi hingga keratan berada pada tengah media.Media ini kemudian dikat kedua ujngnya, ada baiknya bola yang telah dibungkus tadi dibungkus lag i dengan kertas koran tau semen agar cahaya tidak dapat masuk, karena akar akn tumbih dengan cepat bila tidak terkena cahaya dan dalam keadan lembab.Suntikkan air secukupnya sampai media lembab, jangan sampai terlalu lembab karena dapat menyebabkan pembusukan.Setelah enam minggu biasanya akar akan terlihat, biasanya akar yang sehat berwarna putih dan besar dan pada ujung akar banyak ditumbuhi bulu-bulu akar.Tunggu 6 minggu lagi atau sampai akar berwarna kecoklatan, pada saat itu biasanya akar sudah memenuuhi bola media. bersaman dengan panjangnya akar biasanya tajukpun tumbuh dengan lebat bahkan bunga dan buah pun bisa muncul,ini memang menyenangkan tapi sebenarnya hal itu sangat membebani pertumbuhan. Hal ini harus dicegah dengan jalan membuang bagian yang barutumbuh tadi, tujuannya agar hasil fotosintesa terkonsentrasi pada akar dulu.
Memanen Cangkokan
Cangkokan yang akan dipanen harus desesuaikan besarnya tajuk dengan banyaknya akar. Ukuran ideal cangkokan adalah perbandingan diameter bolamedia dengan tinggi tajuk = 1 : 5, jika diameter media 20 cm maka tringgi tajukadalah 100cm. Sebab bila tajuk terlalu rimbun sedangkan akar terlalu sedikit makasetelah dipanen maka tanaman akan layu dan mati, sebab akar tak mampu
menunjang kebutuhan air.
Setelah cangkokan dipanen maka ranting dan daunnya segera dipangkas agartanaman tidak stress, bibit cangkokan ini langsung ditanam dalam polybag denganmedia tanam baru dan diletakkan dalam tempat yang teduh hingga tumbuh pucukbaru. setelah pucuk baru terbentuk cukup kuat maka, tanaman siap dipindah kelapanagan atau ditanam dalam pot besar. Bila anda beruntung maka tanaman akansiap berbunga 3 bulan kemudian.
Hasil Cangkokan tanaman Nangka Umur 2 Tahun Sudah Mulai buah Bisa dilihat seperti gambar di bawah ini,ini merupakan hasil cangkokan saya saya yang sudah mulai berproduksi di umur 2 tahun.
tag:
Budidaya Nangka Dan Cara Mencangkok Buah Nangka
mencangkok buah nangka
cara cangkok nangka
tips berhasil mencangkok buah nangka
Budidaya Nangka Dan Cara Mencangkok Buah Nangka
Posted by RONY AGRICULTURE on Friday, 29 September 2017
MAKALAH BUDIDAYA TANAMAN NANAS
DISUSUSN OLEH :
RONI WAHYUDI
NPM : 110301009
FAKULTAS PERTANIAN
PROGRAM STUDY AGROTEKNOLOGI
UNIVERSITAS MEGOU PAK LAMPUNG
2017
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Nanas merupakan tanaman buah berupa semak yang memiliki nama ilmiah Ananas comosus. Memiliki nama daerah danas (Sunda) dan neneh (Sumatera). Dalam bahasa Inggris disebut pineapple dan orang-orang Spanyol menyebutnya pina. Nanas berasal dari Brasilia (Amerika Selatan) yang telah di domestikasi disana sebelum masa Colombus. Pada abad ke-16 orang Spanyol membawa nanas ini ke Filipina dan Semenanjung Malaysia, masuk ke Indonesia pada abad ke-15, (1599). Di Indonesia pada mulanya hanya sebagai tanaman pekarangan, dan meluas dikebunkan di lahan kering (tegalan) di seluruh wilayah nusantara. Tanaman ini kini dipelihara di daerah tropik dan sub tropik.
Sentra penanaman nanas di dunia berpusat di negara-negara Brazil, Hawaii, Afrika Selatan, Kenya, Pantai Gading, Mexico dan Puerte Rico. Di Asia tanaman nanas ditanam di negara-negara Thailand, Filipina, Malaysia dan Indonesia terdapat di daerah Sumatera utara, Jawa Timur, Riau, Sumatera Selatan dan Jawa Barat. Pada masa mendatang amat memungkinkan propinsi lain memprioritaskan pengembangan nanas dalam skala yang lebih luas dari tahun-tahun sebelumnya.
Luas panen nanas di Indonesia + 165.690 hektar atau 25,24% dari sasaran panen buah-buahan nasional (657.000 hektar). Beberapa tahun terakhir luas areal tanaman nanas menempati urutan pertama dari 13 jenis buah-buahan komersial yang dibudidayakan di Indonesia.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari makalah ini adalah :
1.2.1 Untuk mengetahui sejarah nanas
1.2.2 Untuk mengetahui cara budidaya tanaman nanas.
1.2.3 Untuk mengetahui manfaat dari nanas
1.2.4 Untuk mengetahui perkembangan nanas di Indonesia
BAB II
BUDIDAYA TANAMAN NANAS
BUDIDAYA TANAMAN NANAS
A. SEJARAH , KLASIFIKASI dan MORFOLOGI NANAS
1. Sejarah Tanaman
Nanas berasal dari Amerika Selatan, tepatnya di Brasil. Tanaman ini telah dibudidayakan penduduk pribumi disana sejak lama. Kemudian pada abad ke-16 orang Spanyol membawa nanas ini ke Filipina dan Semenanjung Malaysia, masuk ke Indonesia pada abad ke-15, (1599).
1. Sejarah Tanaman
Nanas berasal dari Amerika Selatan, tepatnya di Brasil. Tanaman ini telah dibudidayakan penduduk pribumi disana sejak lama. Kemudian pada abad ke-16 orang Spanyol membawa nanas ini ke Filipina dan Semenanjung Malaysia, masuk ke Indonesia pada abad ke-15, (1599).
2. Klasifikasi dan Morfologi
Dalam klasifikasi atau sistematika tumbuhan (taksonomi), nanas termasuk dalam famili bromiliaceae. Kerabat dekat spesies nanas cukup banyak, terutama nanas liar yang biasa dijadikan tanaman hias, misalnya A. braceteatus (Lindl) Schultes, A. Fritzmuelleri, A. Adapun secara lengkap,
klasifikasi tanaman Nanas adalah sebagai berikut :
Kingdom : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
Divisi : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Kelas : Angiospermae (berbiji tertutup)
Ordo : Farinosae (Bromeliales)
Famili : Bromiliaceae
Genus : Ananas
Species : Ananas comosus (L) Merr.
Tanaman nanas berbentuk semak dan hidupnya bersifat tahunan (perennial). Tanaman nanas terdiri dari akar, batang, daun, batang, bunga, buah dan tunas-tunas. Akar nanas dapat dibedakan menjadi akar tanah dan akar samping, dengan sistem perakaran yang terbatas Akar-akar melekat pada pangkal batang dan termasuk berakar serabut (monocotyledonae). Kedalaman perakaran pada media tumbuh yang baik tidak lebih dari 50 cm, sedangkan di tanah biasa jarang mencapai kedalaman 30 cm .
Batang tanaman nanas berukuran cukup panjang 20-25 cm atau lebih, tebal dengan diameter 2,0 -3,5 cm, beruas-ruas (buku-buku) pendek. Batang sebagai tempat melekat akar, daun bunga, tunas dan buah, sehingga secara visual batang tersebut tidak nampak karena disekelilingnya tertutup oleh daun. Tangkai bunga atau buah merupakan perpanjangan batang .
Daun nanas panjang, liat dan tidak mempunyai tulang daun utama. Pada daunnya ada yang tumbuh dari duri tajam dan ada yang tidak berduri. Tetapi ada pula yang durinya hanya ada di ujung daun. Duri nanas tersusun rapi menuju ke satu arah menghadap ujung daun .
Daun nanas tumbuh memanjang sekitar 130-150 cm, lebar antara 3-5 cm atau lebih, permukaan daun sebelah atas halus mengkilap berwarna hijau tua atau merah tua bergaris atau coklat kemerah-merahan. Sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna keputih-putihan atau keperak-perakan. Jumlah daun tiap batang tanaman sangat bervariasi antara 70-80 helai yang tata letaknya seperti spiral, yaitu mengelilingi batang mulai dari bawah sampai ke atas arah kanan dan kiri .
Nanas mempunyai rangkaian bunga majemuk pada ujung batangnya. Bunga bersifat hermaprodit dan berjumlah antara 100-200, masing-masing berkedudukan di ketiak daun pelindung. Jumlah bunga membuka setiap hari, berjumlah sekitar 5-10 kuntum. Pertumbuhan bunga dimulai dari bagian dasar menuju bagian atas memakan waktu 10-20 hari. Waktu dari menanam sampai terbentuk bunga sekitar 6-16 bulan.
Pada umumnya pada sebuah tanaman atau sebuah tangkai buah hanya tumbuh satu buah saja. Akan tetapi, karena pengaruh lingkungan dapat pula membentuk lebih dari satu buah pada satu tangkai yang disebut multiple fruit ( buah ganda). Pada ujung buah biasanya tumbuh tunas mahkota tunggal, tetapi ada pula tunas yang tumbuh lebih dari satu yang biasa disebut multiple crown (mahkota ganda).
B. JENIS DAN SYARAT TUMBUH NANAS
1. Jenis atau Varietas Nanas
Berdasarkan habitat tanaman, terutama bentuk daun dan buah dikenal 4 jenis golongan nanas, yaitu : Cayenne (daun halus, tidak berduri, buah besar), Queen (daun pendek berduri tajam, buah lonjong mirip kerucut), Spanyol/Spanish (daun panjang kecil, berduri halus sampai kasar, buah bulat dengan mata datar) dan Abacaxi (daun panjang berduri kasar, buah silindris atau seperti piramida). Varietas kultivar nanas yang banyak ditanam di Indonesia adalah golongan Cayene dan Queen. Golongan Spanish dikembangkan di kepulauan India Barat, Puerte Rico, Mexico dan Malaysia. GolonganAbacaxi banyak ditanam di Brazilia. Dewasa ini ragam varietas/kultivar nanas yang dikategorikan unggul adalah nanas Bogor, Subang dan Palembang
2. Syarat Tumbuh
Daerah penyebaran nanas ialah 300 LU dan 300 LS dari khatulistiwa. Tanaman nanas memerlukan beberapa persyaratan iklim yang harus dipenuhi agar dapat tumbuh baik. Faktor iklim ini mencakup curah hujan, ketinggian, kelembapan, suhu dan cahaya matahari.
Pada umumnya tanaman nanas ini toleran terhadap kekeringan serta memiliki kisaran curah hujan yang luas sekitar 1000-1500 mm/tahun. Akan tetapi tanaman nanas tidak toleran terhadap hujan salju karena rendahnya suhu. 0C.
Nanas tumbuh pada daerah dataran rendah dengan ketinggian 100-200 m di atas permukaan laut. Di daerah dataran tinggi, tanaman ini masih dapat tumbuh sampai ketinggian 1200 m dpl. Pertumbuhan optimum tanaman nanas antara 100-700 m dpl.
Kelembapan tanah yang berlebihan pada awal pembungaan dapat menghambat pertumbuhan buah dan menghasilkan daun yang berlebihan. Sedangkan kelembapan yang berlebihan pada saat pembungaan akan menurunkan mutu. Suhu yang sesuai untuk budidaya tanaman nanas adalah 29-32 0C, tetapi juga dapat hidup di lahan bersuhu rendah sampai 10.
Tanaman nanas dapat tumbuh dengan baik dengan cahaya matahari rata-rata 33-71% dari kelangsungan maksimumnya, dengan angka tahunan rata-rata 2000 jam.
3. Kesuburan Tanah
Pada umumnya hampir semua jenis tanah yang digunakan untuk pertanian cocok untuk tanaman nanas. Meskipun demikian, lebih cocok pada jenis tanah yang mengandung pasir, subur, gembur dan banyak mengandung bahan organik serta kandungan kapur rendah
Kesuburan tanah dapat meningkatkan produktivitas, oleh karenanya tanah yang digunakan untuk menanam nanas sebaiknya memenuhi kriteria tanah subur. Tanah yang subur terdiri atas hawa (udara) 25%, air 25 %, mineral 45%, dan bahan organic 5 %. Atas dasar tersebut, maka kesuburan tanah dinilai atas dasar tinggi rendahnya kadar mineral (unsur hara essensia makro dan mikro) dan mudah sukarnya mineral diserap tanaman.
Derajat keasaman yang cocok adalah dengan pH 4,5-6,5. Tanah yang banyak mengandung kapur (pH lebih dari 6,5) menyebabkan tanaman menjadi kerdil dan klorosis. Sedangkan tanah yang asam (pH 4,5 atau lebih rendah) mengakibatkan penurunan unsur Fosfor, Kalium, Belerang, Kalsium, Magnesium, dan Molibdinum dengan cepat.
C. TEKNIK BUDIDAYA NANAS
1. Teknik Perbanyakan Tanaman.
Teknik perbanyakan tanaman nanas dapat dilakukan dengan cara vegetatif dan generatif. Cara vegetatif dapat digunakan adalah tunas akar, tunas batang, tunas buah, mahkota buah, stek batang dan dengan cara kultur in vitro. Cara kultur in vitro biasanya digunakan untuk memproduksi bibit tanaman yang seragam dalam jumlah besar. Sedangkan cara generatif dengan biji yang ditumbuhkan dengan persemaian.Kualitas bibit yang baik harus berasal dari tanaman yang pertumbuhannya normal, sehat serta bebas dari hama dan penyakit.
Cara perbanyakan bibit tanaman nanas yang akan ditulis disini adalah dari bibit tunas batang dan dari stek.
1. Bibit Tunas Batang.
Adapun cara pembibitan dari tunas batang adalah sebagai berikut :
1). Memilih tunas batang yang akan digunakan untuk pembibitan. Tanaman nanas dalam keadaan sedang berbuah atau telah dipanen. Tunas batang yang baik adalah panjang 30-35 cm.
2). Kemudian memotong daun-daun dekat pangkal pohon, untuk mengurangi penguapan dan mempermudah pengangkutan, setelah itu biarkan selama beberapa hari di tempat teduh dan bibit siap angkut ke tempat penanaman langsung segera ditanam.
2. Bibit Nanas dari Stek.
Adapun cara pembibitan dari stek adalah sebagai berikut :
1). Memotong batang nanas yang sudah dipanen buahnya sepanjang 2,5 cm.
2). Membelah potongan menjadi 4 bagian yang mengandung mata tunas
3). Potongan-potongan tersebut disemaikan dalam media pasir bersih
4). Setelah 3,5 bulan, bibit akan mencapai ketinggian 25-35 cm. maka bibit bisa langsung ditanam di kebun
2. Pembibitan Tanaman.
Adapun tahap-tahap pembibitan tanaman nanas adalah sebagai berikut :
1). Persemaian Tanaman.
Persemaian untuk nanas memerlukan perlakuan khusus. Langkah dalam menyiapkan media semai dalam bak persemaian berupa tepung (misalnya Rootone) pada permukaan belahan batang untuk mempercepat pertumbuhan akar. Belahan batang pada bak persemaian disemaikan sedalam 1,5 – 2,5 cm dan jarak tanam 5-10 cm. Kondisi media persemaian dijaga agar tetap lembab dan sirkulasi udara baik, dengan menutup bak persemaian dengan lembar plastic tembus cahaya (bening).
Stek batang nanas dibiarkan bertunas dan berakar. Tempat persemaian baru yang medianya disuburkan dengan pupuk kandang disiapkan. Campuran media berupa tanah halus, pasir dan pupuk kandang halus (1:1:1) atau pasir dengan pupuk kandang halus (1:1). Langkah terakhir adalah memindahtanamkan bibit nanas dari persemaian perkecambahan ke persemaian pembesaran bibit.
2). Pemeliharaan Bibit
Pemeliharaan pembibitan/persemaian penyiraman dilakukan secara berkala dijaga agar kondisi media tanam selalu lembab dan tidak kering supaya bibit tidak mati. Pemupukan dilakukan dengan pemberian pupuk kandang dengan perbandingan kadar yang sudah ditentukan. Penjarangan dan pemberian pestisida dapat dilakukan jika diperlukan.
3). Pemindahan Bibit
Pemindahan bibit dapat dilakukan jika ukuran tinggi bibit mencapai 25-30 cm atau berumur 3-5 bulan
3. Penanaman Tanaman.
1). Pengolahan Media Tanam
a) Persiapan
Penanaman nanas dapat dilakukan pada lahan tegalan atau ladang. Waktu persiapan dan pembukaan lahan yang paling baik adalah disaat waktu musim kemarau, dengan membuang pepohonan yang tidak diperlukan. Pengolahan tanah dapat dilakukan pada awal musim hujan. Derajat keasaman tanah perlu diperhatikan karena tanaman nanas dapat tumbuh dengan baik pada pH sekitar 5,5. Jumlah bibit yang diperlukan untuk suatu lahan tergantung dari jenis nanas, tingkat kesuburan tanah dan ekologi pertumbuhannya.
b) Pembukaan Lahan
Untuk membuka suatu lahan, perlu dilakukan: membuang dan membersihkan pohon-pohon atau batu-batuan dari sekitar lahan kebun ke tempat penampungan limbah pertanian. Mengolah tanah dengan dicangkul/dibajak dengan traktor sedalam 30-40 cm hingga gembur, karena, bisa berakibat fatal pada produksi tanaman. Biarkan tanah menjadi kering minimal selama 15 hari agar tanah benar-benar matang dan siap ditanami.
c) Pembentukan Bedengan
Pembentukan bedengan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk kedua kalinya yang sesuai dengan sistem tanam yang dipakai. Sistem petakan cukup dengan cara meratakan tanah, kemudian di sekililingnya dibuat saluran pemasukan dan pembuangan air. Sistem bedengan dilakukan dengan cara membuat bedengan-bedengan selebar 80-120 cm, jarak antar bedengan 90-150 cm atau variasi lain sesuai dengan sistem tanam. Tinggi petakan atau bedengan adalah antara 30-40 cm.
d) Pengapuran
Derajat kemasaman tanah yang sesuai untuk tanaman nanas adalah 4,5-6,5. Pengapuran tanah dilakukan dengan Calcit atau Dolomit atau Zeagro atau bahan kapur lainnya dengan cara ditaburkan merata dan dicampurkan dengan lapisan tanah atas terutama tanah-tanah yang bereaksi asam (pH dibawah 4,5). Dosis kapur disesuaikan dengan pH tanah, namun umumnya berkisar antara 2-4 ton/ha. Bila tidak turun hujan, setelah pengapuran segera dilakukan pengairan tanah agar kapur cepat melarut.
e) Pemupukan
Dalam penanaman nanas dilakukan pemberian pupuk kandang dengan dosis 20 ton per hektar. Cara pemberian: dicampurkan merata dengan lapisan tanah atas atau dimasukkan per lubang tanam. Juga digunakan pupuk anorganik NPK dan urea. Nitrogen (N) sangat diperlukan untuk pertumbuhan tanaman, fosfor diperlukan selama beberapa bulan pada awal pertumbuhan sedangkan Kalium diperlukan untuk perkembangan buah, khususnya nanas. Pupuk urea penggunaannya dikombinasikan dengan perangsang pembungaan.
2). Teknik Penanaman
a) Penentuan Pola Tanam
Pola tanam merupakan pengaturan tata letak tanaman dan urutan jenis tanaman dengan waktu tertentu, dalam kurun waktu setahun. Dalam teknik penanaman nanas ada beberapa sistem tanam, yaitu: sistem baris tunggal atau persegi dengan jarak tanam 150 x 150 cm baik dalam maupun antar barisan; 90 x 30 cm jarak dalam barisan 30 cm, dan jarak antar barisan adalah 90 cm. Sistem baris rangkap dua dengan jarak tanam 60 x 60 cm, dan jarak antar barisan sebelah kiri dan kanan dari 2 barisan adalah 150 cm dan jarak tanam 45 x 30 cm, dan jarak antar barisan tanaman sebelah kiri dan kanan dari 2 barisan tanaman adalah 90 cm. Sistem baris rangkap tiga dengan jarak tanam 30 x 30 cm membentuk segitiga sama sisi dengan jarak antar barisan sebelah kiri/ kanan dari 3 barisan tanaman: 90 cm dan jarak tanam 40 x 30 cm dengan jarak antar barisan sebelah kiri/kanan dari 3 barisan adalah 90 cm serta sisitem baris rangkap empat dengan jarak 30 x 30 cm dan jarak antar barisan sebelah kiri/kanan dari 4 barisan tanaman 90 cm.
b) Pembuatan Lubang Tanam
Pembuatan lubang tanam pada jarak tanam yang dipilih sesuai dengan system tanam. Ukuran lubang tanam: 30 x 30 x 30 cm. Untuk membuat lubang tanam digunakan pacul, tugal atau alat lain.
c) Cara Penanaman
Penanaman yang baik dilakukan pada awal musim hujan. Langkah-langkah yang dilakukan: (1) membuat lubang tanam sesuai dengan jarak dan sistem tanam yang dipilih; (2) mengambil bibit nanas sehat dan baik dan menanam bibit pada lubang tanam yang tersedia masing-masing satu bibit per lubang tanam; (3) tanah ditekan/dipadatkan di sekitar pangkal batang bibit nanas agar tidak mudah roboh dan akar tanaman dapat kontak langsung dengan air tanah; (4) dilakukan penyiraman hingga tanah lembab dan basah; (5) penanaman bibit nanas jangan terlalu dalam, 3-5 cm bagian pangkal batang tertimbun tanah agar bibit mudah busuk.
3). Pemeliharaan Tanaman
a) Penjarangan dan Penyulaman
Penjarangan nanas tidak dilakukan karena tanaman nanas spesifik dan tidak berbentuk pohon. Kegiatan penyulaman nanas diperlukan, sebab ceding-ceding bibit nanas tidak tumbuh karena kesalahan teknis penanaman atau faktor bibit.
b) Penyiangan
Penyiangan diperlukan untuk membersihkan kebun nanas dari rumput liar dan gulma pesaing tanaman nanas dalam hal kebutuhan air, unsur hara dan sinar matahari. Rumput liar sering menjadi sarang dari dan penyakit. Waktu penyiangan tergantung dari pertumbuhan rumput liar di kebun, namun untuk menghemat biaya penyiangan dilakukan bersamaan dengan kegiatan pemupukan. Cara penyiangan dilakukan dengan mencabut rumput dengan tangan/kored/cangkul. Tanah di sekitar bedengan digemburkan dan ditimbunkan pada pangkal batang nanas sehingga membentuk guludan.
c) Pembubunan
Pembubunan diperlukan dalam penanaman nanas, dilakukan pada tepi bedengan yang seringkali longsor ketika diairi. Pembubunan sebaiknya mengambil tanah dari selokan atau parit di sekeliling bedengan, agar bedengan menjadi lebih tinggi dan parit menjadi lebih dalam, sehingga drainase menjadi normal kembali. Pembubunan berfungsi untuk memperbaiki struktur tanah dan akar yang keluar di permukaan tanah tertutup kembali sehingga tanaman nanas berdiri kuat.
d) Pemupukan
Pemupukan dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 bulan dengan pupuk buatan. Pemupukan susulan berikutnya diulang tiap 3-4 bulan sekali sampai tanaman berbunga dan berbuah. Jenis dan dosis pupuk yang digunakan adalah:
a) Pupuk NPK tablet (Pamafert)
Bentuk pupuk berupa tablet, berat 4 gram setiap tablet. Dosis anjuran satu tablet tiap tanaman
b) Pupuk tunggal berupa campuran ZA, TSP, atau SP-36 dan KCl
1. Dosis anjuran 1: ZA 100 kg + TSP atau SP-36 60 kg + KCl 50 kg per
hektar. Pupuk susulan diulang setiap 4 bulan sekali dengan dosis yang
sama.
2. Dosis anjuran 2: mulai umur 3 bulan setelah tanam dipupuk dengan
ZA 125 kg atau urea 62,5 kg + TSP atau SP-36 75 kg/ha. Pada umur 6
Bulan dipupuk kandang 10 ton/ha.
Cara pemberian pupuk dibenamkan/dimasukkan ke dalam parit sedalam 10-15 cm diantara barisan tanaman nanas, kemudian tutup dengan tanah. Cara lain: disemprotkan pada daun terutama pupuk Nitrogen dengan dosis 40 gram Urea per liter atau ± 900 liter larutan urea per hektar.
e) Pengairan dan Penyiraman
Sekalipun tanaman nanas tahan terhadap iklim kering, namun untuk pertumbuhan tanaman yang optimal diperlukan air yan cukup. Pengairan /penyiraman dilakukan 1-2 kali dalam seminggu atau tergantung keadaan cuaca. Tanaman nanas dewasa masih perlu pengairan untuk merangsang pembungaan dan pembuahan secara optimal. Pengairan dilakukan 2 minggu sekali. Tanah yang terlalu kering dapat menyebabkan pertumbuhan nanas kerdil dan buahnya kecil-kecil. Waktu pengairan yang paling baik adalah sore dan pagi hari dengan menggunakan mesin penyemprot atau embrat.
D. HAMA DAN PENYAKIT
1. Hama
a). Penggerek buah (Thecla basilides Geyer)
Ciri:
Kupu-kupu berwarna coklat dan kupu-kupu betina meletakkan telurnya pada permukaan buah, kemudian menetas menjadi larva; bentuk larva pada bagian tubuh atas cembung, bagian bawah datar dan tubuh tertutup bulu-bulu halus pendek.
Gejala:
Menyerang buah dengan cara menggerek/melubangi daging buah; buah nanas yang diserang hama ini berlubang dan mengeluarkan getah, kemudian membusuk karena diikuti serangan cendawan atau bakteri.
Pengendalian:
(1) Non kimiawi dengan menjaga kebersihan kebun serta membuang bagian tanaman yang terserang hama;
(2) Kimiawi dengan menyemprot insektisida yang mangkus dan sangkil, seperti Basudin 60 EC atau Thiodan 35 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.
b). Kumbang (Carpophilus hemipterus L.)
Ciri:
Berupa kumbang kecil, berwarma coklat/hitam; larva berwarna putih kekuningan, berambut tipis, bentuk langsing berkaki 6.
Gejala:
Menyerang tanaman nanas yang gluka sehingga bergetah dan busuk oleh mikroorganisme lain (cendawan dan bakteri).
Pengendalian:
Dilakukan dengan menjaga kebersihan kebun dan pemberian insektisida.
3) Lalat buah (Atherigona sp.)
Ciri:
Lalat berukuran kecil, meletakkan telur pada bekas luka bagian buah, kemudian menjadi larva berwarna putih.
Gejala:
merusak/ memakan daging buah hingga menyebabkan busuk lunak.
Pengendalian:
(1) non kimiawi dengan menjaga kebersihan kebun, membuang buah yang terserang lalat buah;
(2) kimiawi dengan cara disemprot insektisida yang mangkus dan sangkil, seperti Thiodan 35 EC atau Basudin EC pada konsentrasi yang dianjurkan.
4) Thrips (Holopothrips ananasi Da Costa Lima)
Ciri:
Tubuh thrips berukuran sangat kecil panjang sekitar 1,5 mm, berwarna coklat, dan bermata besar.
Gejala:
menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan sel daun sehingga menimbulkan bintik-bintik berwarna perak; pada tingkat serangan yang berat menyebabkan pertumbuhan tanaman muda terhambat.
Pengendalian:
(1) secara non kimiawi dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kebun dan mengurangi ragam tanaman inang;
(2) secara kimiawi dilakukan dengan penyemprotan insektisida: Mitac 200 EC atau Dicarol 25 SP pada konsentrasi yang dianjurkan.
5) Sisik (Diaspis bromeliae Kerne)
Ciri:
Serangga berukuran kecil diameter ± 2,5 mm, bulat dan datar, berwarna putih kekuningan/keabu-abuan, bergerombol menutupi buah dan daun, sehingga menyebabkan ukuran buah kecil dan pertumbuhan tanaman terhambat.
Pengendalian:
Dapat disemprot dengan insektisida Decis 2,5 EC atau Curacron 500 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.
6) Ulat buah (Tmolus echinon L)
Ciri:
Serangga muda/dewasa berupa kupu-kupu berwarna coklat serta larva/ulat tertutup rambut halus dan kepalanya kecil.
Gejala:
menyerang buah nanas dengan cara menggerek dan membuat lubang yang menyebabkan buah berlubang, bergetah dan sebagian buah memotong bagian tanaman yang terserang berat.
Pengendalian :
dilakukan dengan mengumpulkan/membunuh ulat secara mekanis, serta disemprot insektisida: Buldok 25 EC atau Thiodan 35 EC pada konsentrasi yang dianjurkan
7) Hama lain:
rayap, tikus, nematoda, bintil akar dan kutu tepung jeruk juga kadang- kadang menyerang tanaman nanas.
2. Penyakit
1). Busuk hati dan busuk akar
Penyebab:
Cendawan Phytophthora parasitica Waterh dan P. cinnamomi Rands. Penyakit busuk hati disebut hearth rot, sedangkan busuk akar dinamakan root rot. Penyebaran penyakit dibantu bermacam-macam tanaman inang, air yang mengalir, alat-alat pertanian, curah hujan tinggi, tanah yang mengandung bahan organik dan kelembaban tanah tinggi antara 25-35 derajat C.
Gejala:
Pada daun terjadi perubahan warna menjadi hijau belang-belang kuning dan ujungnya nekrotis; daun-daun muda mudah dicabut bagian pangkalnya membusuk dengan bau busuk berwarna coklat, dan akhirnya tanaman mati; pembusukan pada system perakaran.
Pengendalian:
(1) non kimiawi dilakukan dengan cara perbaikan drainase tanah, mengurangi kelembapan sekitar kebun, dan memotong/mencabut tanaman yang sakit;
(2) kimiawi dengan pencelupan bibit dalam larutan fungisida sebelum tanam, seperti Dithane M-45 atau Benlate.
2) Busuk pangkal
Penyebab:
cendawan Thielaviopsis paradoxa (de Seyn) Hohn atau Ceratocystis paradoxa (Dade) C. Moreu. Penyakit ini sering disebut base rot. Penyebaran penyakit dibantu tanaman inangnya, adanya luka-luka mekanis pada tanaman, angin, hujan dan tanah. Gejala:
pada bagian pangkal batang, daun, buah dan bibit menampakkan gejala busuk lunak berwarna coklat atau hitam, berbau khas, atau bercak-bercak putih kekuning-kuningan.
Pengendalian:
(1) non kimiawi dengan melakukan penyimpanan bibit sementara sebelum tanamn agar luka cepat sembuh, menanam bibit pada cuaca kering, dan menghindari luka-luka mekanis;
(2) kimiawi dengan perendaman bibit dalam larutan fungisida Benlate.
3) Penyakit Lain
Penyakit adalah busuk bercak gabus pada buah disebabkan oleh cendawan Pinicillium funiculosum Thom, busuk bibit oleh cendawan Pythium sp., layu dan bercak kuning oleh virus yang belum diketahui secara pasti jenisnya.
Pengendalian:
Harus dilakukan secara terpadu, meliputi penggunaan bibit yang
sehat, perbaikan kultur teknik budidaya secara intensif, pemotongan/pencabutan
dan pemusnahan tanaman yang sakit.
3. Gulma
Penurunan produksi nanas dapat disebabkan oleh banyak dan dominannya gulma karena pemberian mulsa yang kurang baik sehingga pertumbuhan rumput subur.
E. PANEN DAN PASCA PANEN NANAS
1. Panen
1). Ciri dan Umur Panen
Panen buah nanas dilakukan setelah nanas berumur 12-24 bulan, tergantung dari jenis bibit yang digunakan. Bibit yang berasal dari mahkota bunga berbuah pada umur 24 bulan, hingga panen buah setelah berumur 24 bulan. Tanaman yang berasal dari tunas batang dipanen setelah umur 18 bulan, sedangkan tunas akar setelah berumur 12 bulan. Ciri-ciri buah nanas yang siap dipanen:
a) Mahkota buah terbuka.
b) Tangkai buah mengkerut.
c) Mata buah lebih mendatar, besar dan bentuknya bulat.
d) Warna bagian dasar buah kuning.
e) Timbul aroma nanas yang harum dan khas.
2). Cara Panen
Tata cara panen buah nanas: memilih buah nanas yang menunjukkan tanda-tanda siap panen. Pangkal tangkai buah dipotong secara mendatar/miring dengan pisau tajam dan steril. Pemanenan dilakukan secara hati-hati agar tidak rusak dan memar.
3). Periode Panen
Tanaman nanas dipanen setelah berumur 12-24 bulan. Pemanenan buah nanas dilakukan bertahap sampai tiga kali. Panen pertama sekitar 25%, kedua 50%, dan ketiga 25% dari jumlah yang ada. Tanaman yang sudah berumur 4-5 tahun perlu diremajakan karena pertumbuhannya lambat dan buahnya kecil. Cara peremajaan adalah membongkar seluruh tanaman nanas untuk diganti dengan bibit yang baru. Penyiapan lahan sampai penanaman dilakukan seperti cara bercocok tanam pada lahan yang baru.
4). Prakiraan Produksi
Potensi produksi per hektar pada tanaman nanas yang dibudidayakan intensif dapat mencapai 38-75 ton/hektar. Pada umumnya rata-rata 20 ton/hektar, tergantung jenis nanas dan sistem tanam.
2. Pascapanen
Buah nanas termasuk komoditi buah yang mudah rusak, susut dan cepat busuk. Oleh karena itu, setelah panen memerlukan penanganan pascapanen yang memadai.
1. Pengumpulan
Setelah panen dilakukan pengumpulan buah ditempat penampungan hasil atau gudang sortasi.
2. Penyortiran dan Penggolongan
Kegiatan sortasi dimulai dengan memisahkan buah yang rusak, memar, busuk, atau mentah secara tersendiri dari buah yang bagus dan normal. Klasifikasi buah berdasarkan bentuk dan ukuran yang seragam, jenis maupun tingkat kematangannya
3. Penyimpanan
Penyimpanan dilakukan jika harga turun, sehingga untuk menunggu harga naik maka dilakukan penyimpanan. Buah nanas biasanya disimpan dalam peti kemas dalam ruangan dingin yang suhunya sekitar 5 derajat C.
4. Pengemasan dan Pengangkutan
Kegiatan pengemasan dimulai dengan mengeluarkan buah nanas dari lemari pemeraman, lalu dipilih (sortasi) berdasarkan tingkat kerusakannya agar seragam. Kemudian buah nanas dibungkus dengan kertas pembungkus lalu dikemas dalam keranjang bambu atau peti kayu atau dos karton bergelombang. Ukuran wadah pengemasan 60 x 30 x 30 cm yang diberi lubang ventilasi. Proses pengangkutan dimulai dengan memasukkan peti kemas secara teratur pada alat pengangkutan, buah nanas diangkut dan dipasarkan ke tempat pemasaran.
F. MANFAAT NANAS
1. Kandungan Bromelin Pada Tanaman Nanas
Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease sulfhidril yang mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino. Bromelin ini berbentuk serbuk amori dengan warna putih bening sampai kekuning-kuningan, berbau khas, larut sebagian dalam: Aseton, Eter, dan CHCL3, stabil pada pH: 3,0 – 5,5. Suhu optimum enzim bromelin adalah 50°C- 80°C.
Enzim ini terdapat pada tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang tanaman nanas dalam jumlah yang berbeda. Dilaporkan bahwa kandungan enzim bromelin lebih banyak terdapat pada batang yang selama ini kurang dimanfaatkan. Distribusi bromelin pada batang nanas tidak merata dan tergantung pada umur tanaman. Kandungan bromelin pada jaringan yang umurnya belum tua terutama yang bergetah sangat sedikit sekali bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali. Sedangkan bagian tengah batang mengandung bromelin lebih banyak dibandingkan dengan bagian tepinya
Berdasarkan hasil penelitian Muniarti (2006) buah nanas yang masih hijau atau belum matang ternyata mengandung bromelin lebih sedikit dibanding buah nanas segar yang sudah matang. Penelitian yang lain menunjukkan buah yang matang karena diperam memiliki kandungan yang lebih sedikit dibandingkan buah yang masih hijau.
Buah nanas mengandung enzim bromelin, enzim tersebut terdapat pada hati, kulit, dan tangkai nanas. Kandungan enzim bromelin pada bagian-bagian buah bervariasi, kandungan bromelin pada masing-masing bagian buah dapat dilihat pada tabel berikut :
2. Manfaat Enzim Bromelin pada Tanaman Nanas
Protein “bromelain” memiliki potensi yang sama dengan “papain” yang ditemukan pada pepaya yang dapat mencerna protein sebesar 1000 kali beratnya, sehingga nanas bermanfaat sebagai penghancur lemak. Dalam bidang industri pangan maupun nonpangan seperti industri daging kalengan, minuman bir dan lain-lain. Selain itu Bromelain dapat dimanfaatkan sebagai masker kecantikan, memperbaiki produk daging kornet, waktu dan memperbaiki pemanggagan roti, pembungkus sosis. Berikut bebrapa manfaat enzim bromelain ;
a. Mencerna protein di dalam makanan dan menyiapkannya agar mudah untuk diserap oleh tubuh.
b. Membantu proses penyembuhan luka dan mengurangi pembengkakan atau peradangan di dalam tubuh.
c. Membantu melarutkan pembentukan mukus dan juga mempercepat pembuangan lemak melalui ginjal
d. Bromelain juga memiliki asam sitrat dan malat yang penting dan diperlukan untuk memperbaiki proses pembuangan lemak dan mangan, dan menjadi komponen penting enzim tertentu yang diperlukan dalam metabolisme protein dan karbohidrat.
e. Enzim bromelain membantu membersihkan tubuh dan mengimbangi kadar keasaman dalam darah. Nanas menaikan kadarbasa darah dan membantu meringankan penyakit edema dengan cara mengurangi air berlebih di dalam tubuh
3. Manfaat Lain dari Nanas
Selain enzim bromelain diatas, dalam tanaman maupun buah nanas tedapat dekstrosa, laevulosa, manit, sakarosa, asam organik, ergosterol peroksida, asam ananasat, asam sitrat dan gula.
Secara garis besarnya, selain manfaat bromelain yang tersebut diatas, nanas memunyai manfaat lain yang bisa digunakan oleh manusia, antara lain ;
a. mengobati batuk, demam, haid tidak teratur, membangkitkan nafsu makan, mulas, obat cacing, radang tenggorokan, sembelit, amandel, sakit kuning, kaplan dan ketombe.
b. Dapat menghambat pertumbuhan sel tumor dalam jaringan karena mengandung enzim peroksidase yang mempunyai keunggulan sebagai komponen anti tumor.
c. Nanas mengandung citric dan malic acid yang memberi rasa manis dan asam pada buahnya. Asam ini membuat nanas menjadi bahan makanan yang digunakan secara luas untuk membuat masakan asam manis.
d. Kandungan serat dan kalium dalam buah nanas dapat digunakan untuk mengobati obat sembelit dan gangguan pada saluran air kencing. Minum segelas sari nanas segar dicampur dengan sedikit lada dan garam berkhasiat untuk menyembuhkan mual-mual di pagi hari, pengeluaran empedu berlebihan, selesma (flu), wasir dan kurang darah. Penyakit kulit seperti gatal-gatal, eksim dan kudis juga dapat diobati dengan diolesi sari buah nanas.
e. Nanas juga mengandung serat yang berguna untuk membantu proses pencernaan. Menurunkan kolesterol dalam darah dan mengurangi resiko diabetes dan penyakit jantung.
f. Serat dari 150 gram nanas setara dengan separuh dari jeruk. selain itu kandungan vitamin dan mineral menjadikan nanas sumber yang bagus untuk vitamin C dan berbagai macam vitamin lainnya.
g. Asam chlorogen, yaitu antioksidan yang banyak terdapat di buah-buahan juga dapat ditemukan pada nanas. Asam ini memblokir formasi dari nitrosamine, zat yang dapat menyebabkan kanker. Nitrosamine terbentuk ketika daging olahan yang diberi pengawet dipanaskan pada suhu tinggi.
h. Zat valine dan leucine yang terdapat di dalam nanas juga dibutuhkan oleh tubuh kita untuk pertumbuhan dan memperbaiki jaringan otot. Zat ini juga termasuk salah satu zat esensial yang diperlukan untuk mempertahankan kadar energi tubuh kita.
Adapun kandungan gizi dari nanas menurut BPPHP adalah sebagai berikut ;
4. Hal-hal yang perlu diwaspadai dalam nanas
Meskipun ada seabrek keuntungan dalam mengkonsumsi nanas, namun ada beberapa hal yang perlu diwaspadai agar tidak terjerumus dalam kessakitan atau penyesalan. Antara lain;
a.Kosumsi yang berlebihan dapat mengakibatkan keguguran pada ibu hamil, karena enzim ini sering pula dimanfaatkan sebagai bahan kontrasepsi Keluarga Berencana untuk memperjarang kehamilan.
b.Bagi beberapa orang, mengkonsumsi nanas terlalu banyak dapat menyebabkan sakit kepala.
c.Nanas dapat menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. Sebagian orang dapat merasakan gejala alergi seperti kulit menjadi merah dan gatal setelah mengkonsumsi nanas.
d.Selain itu nanas juga dapat menyebabkan diare atau mual pada sebagian orang. Hal ini dapat terjadi jika orang yang alergi terhadap nanas mengkonsumsi nanas dalam jumlah besar.
Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease sulfhidril yang mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino. Bromelin ini berbentuk serbuk amori dengan warna putih bening sampai kekuning-kuningan, berbau khas, larut sebagian dalam: Aseton, Eter, dan CHCL3, stabil pada pH: 3,0 – 5,5. Suhu optimum enzim bromelin adalah 50°C- 80°C.
Enzim ini terdapat pada tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang tanaman nanas dalam jumlah yang berbeda. Dilaporkan bahwa kandungan enzim bromelin lebih banyak terdapat pada batang yang selama ini kurang dimanfaatkan. Distribusi bromelin pada batang nanas tidak merata dan tergantung pada umur tanaman. Kandungan bromelin pada jaringan yang umurnya belum tua terutama yang bergetah sangat sedikit sekali bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali. Sedangkan bagian tengah batang mengandung bromelin lebih banyak dibandingkan dengan bagian tepinya
Berdasarkan hasil penelitian Muniarti (2006) buah nanas yang masih hijau atau belum matang ternyata mengandung bromelin lebih sedikit dibanding buah nanas segar yang sudah matang. Penelitian yang lain menunjukkan buah yang matang karena diperam memiliki kandungan yang lebih sedikit dibandingkan buah yang masih hijau.
Buah nanas mengandung enzim bromelin, enzim tersebut terdapat pada hati, kulit, dan tangkai nanas. Kandungan enzim bromelin pada bagian-bagian buah bervariasi, kandungan bromelin pada masing-masing bagian buah dapat dilihat pada tabel berikut :
2. Manfaat Enzim Bromelin pada Tanaman Nanas
Protein “bromelain” memiliki potensi yang sama dengan “papain” yang ditemukan pada pepaya yang dapat mencerna protein sebesar 1000 kali beratnya, sehingga nanas bermanfaat sebagai penghancur lemak. Dalam bidang industri pangan maupun nonpangan seperti industri daging kalengan, minuman bir dan lain-lain. Selain itu Bromelain dapat dimanfaatkan sebagai masker kecantikan, memperbaiki produk daging kornet, waktu dan memperbaiki pemanggagan roti, pembungkus sosis. Berikut bebrapa manfaat enzim bromelain ;
a. Mencerna protein di dalam makanan dan menyiapkannya agar mudah untuk diserap oleh tubuh.
b. Membantu proses penyembuhan luka dan mengurangi pembengkakan atau peradangan di dalam tubuh.
c. Membantu melarutkan pembentukan mukus dan juga mempercepat pembuangan lemak melalui ginjal
d. Bromelain juga memiliki asam sitrat dan malat yang penting dan diperlukan untuk memperbaiki proses pembuangan lemak dan mangan, dan menjadi komponen penting enzim tertentu yang diperlukan dalam metabolisme protein dan karbohidrat.
e. Enzim bromelain membantu membersihkan tubuh dan mengimbangi kadar keasaman dalam darah. Nanas menaikan kadarbasa darah dan membantu meringankan penyakit edema dengan cara mengurangi air berlebih di dalam tubuh
3. Manfaat Lain dari Nanas
Selain enzim bromelain diatas, dalam tanaman maupun buah nanas tedapat dekstrosa, laevulosa, manit, sakarosa, asam organik, ergosterol peroksida, asam ananasat, asam sitrat dan gula.
Secara garis besarnya, selain manfaat bromelain yang tersebut diatas, nanas memunyai manfaat lain yang bisa digunakan oleh manusia, antara lain ;
a. mengobati batuk, demam, haid tidak teratur, membangkitkan nafsu makan, mulas, obat cacing, radang tenggorokan, sembelit, amandel, sakit kuning, kaplan dan ketombe.
b. Dapat menghambat pertumbuhan sel tumor dalam jaringan karena mengandung enzim peroksidase yang mempunyai keunggulan sebagai komponen anti tumor.
c. Nanas mengandung citric dan malic acid yang memberi rasa manis dan asam pada buahnya. Asam ini membuat nanas menjadi bahan makanan yang digunakan secara luas untuk membuat masakan asam manis.
d. Kandungan serat dan kalium dalam buah nanas dapat digunakan untuk mengobati obat sembelit dan gangguan pada saluran air kencing. Minum segelas sari nanas segar dicampur dengan sedikit lada dan garam berkhasiat untuk menyembuhkan mual-mual di pagi hari, pengeluaran empedu berlebihan, selesma (flu), wasir dan kurang darah. Penyakit kulit seperti gatal-gatal, eksim dan kudis juga dapat diobati dengan diolesi sari buah nanas.
e. Nanas juga mengandung serat yang berguna untuk membantu proses pencernaan. Menurunkan kolesterol dalam darah dan mengurangi resiko diabetes dan penyakit jantung.
f. Serat dari 150 gram nanas setara dengan separuh dari jeruk. selain itu kandungan vitamin dan mineral menjadikan nanas sumber yang bagus untuk vitamin C dan berbagai macam vitamin lainnya.
g. Asam chlorogen, yaitu antioksidan yang banyak terdapat di buah-buahan juga dapat ditemukan pada nanas. Asam ini memblokir formasi dari nitrosamine, zat yang dapat menyebabkan kanker. Nitrosamine terbentuk ketika daging olahan yang diberi pengawet dipanaskan pada suhu tinggi.
h. Zat valine dan leucine yang terdapat di dalam nanas juga dibutuhkan oleh tubuh kita untuk pertumbuhan dan memperbaiki jaringan otot. Zat ini juga termasuk salah satu zat esensial yang diperlukan untuk mempertahankan kadar energi tubuh kita.
Adapun kandungan gizi dari nanas menurut BPPHP adalah sebagai berikut ;
4. Hal-hal yang perlu diwaspadai dalam nanas
Meskipun ada seabrek keuntungan dalam mengkonsumsi nanas, namun ada beberapa hal yang perlu diwaspadai agar tidak terjerumus dalam kessakitan atau penyesalan. Antara lain;
a.Kosumsi yang berlebihan dapat mengakibatkan keguguran pada ibu hamil, karena enzim ini sering pula dimanfaatkan sebagai bahan kontrasepsi Keluarga Berencana untuk memperjarang kehamilan.
b.Bagi beberapa orang, mengkonsumsi nanas terlalu banyak dapat menyebabkan sakit kepala.
c.Nanas dapat menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. Sebagian orang dapat merasakan gejala alergi seperti kulit menjadi merah dan gatal setelah mengkonsumsi nanas.
d.Selain itu nanas juga dapat menyebabkan diare atau mual pada sebagian orang. Hal ini dapat terjadi jika orang yang alergi terhadap nanas mengkonsumsi nanas dalam jumlah besar.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Tanaman nanas merupakan tanaman hortikultura yang keras karena dapat tumbuh di tanah yang kering.
2. Produksi buah nanas dapat dipanen berulang kali sehingga digolongkan kedalam tanaman tahunan karena dapat hidup bertahun-tahun.
3. Buah nanas tergolong kedalam buah klimaterik karena proses pematangan buah masih berlangsung setelah dipanen.
4. Pembibitan nanas tidak berasal dari buah nanas sendiri, tetapi dari tunas yang tumbuh dari batang utama nanas setelah berumur >5 tahun dan bisa melalui stek.
3.2 Saran
Di Indonesia pembudidayaan nanas sudah merata dan terdapat di berbagai tempat di Indonesia seperti Sumatera Utara, Riau , Jambi, Bogor, Palembang, Subang, dll. Dengan banyaknya pembudidayaan nanas di Indonesia otomatis produksi yang dihasilkan banyak juga. Untuk itu sebaiknya pemerintah berpartisipasi dalam pemasaran nanas agar sesuai dengan harga yang cocok supaya para petani tidak rugi. Dengan produksi buah nanas yang melimpah di Indonesia supaya tidak busuk dalam pemasaran tersebut sebaiknya langsung dipasarkan atau dioloah ke dalam berbagai jenis makanan sehingga sebaiknya pemerintah berpartisipasi di dalamnya.
Soal
1. Jelaskan morfologi tanaman nanas dan manfaat tanaman nanas ?
2. Jelaskan syarat tumbuh tanaman nanas yang baik ?
3. Sebutkan dan jelaskan cara perbanyakan pembibitan tanaman nanas ?
4. Sebutkan dan Jelaskan pengolahan media tanam dalam penanaman tanaman nanas?
5. Bagaimana cara pemberian pupuk pada tanaman nanas ?
6. Sebutkan hama dan penyakit serta cara pengendaliannya pada tanaman nanas?
7. Bagaimana ciri-ciri panen pada tanaman nanas?
8. Bagaimana cara panen pada tanaman nanas ?
9. Jelaskan bagaimana penanganan pasca panen pada tanaman nanas ?
10. Jelaskan manfaat enzim bromelin pada tanaman nanas ?
DAFTAR PUSTAKA
Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan Dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi. Tentang Budidaya Pertanian. http://www.ristek.go.id.
AAK. 1998. Bertanam Pohon Buah-buahan. Kanisius. Yogyakarta
Ashari, Semeru. 1995. Holtikultura Aspek Budidaya. Universitas Indonesia Press (UI-Press). Jakarta
Buah-buahan Yang Dapat Dimakan. PT. Gramedia Pustaka Utama dan Prosea Indonesia & European Commission. Jakarta.
http://ibnati.blogspot.com/2011/11/budidaya-nanas.html
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/14/vi-manfaat-nanas/#more-116
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/14/v-panen-dan-pasca-panen-nanas/#more-115
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/14/iii-teknik-budidaya-nanas/
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/03/nanas-part-2/#more-82
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/08/26/74/#more-74
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/14/iv-hama-dan-penyakit/#more-113
Admin
08:04
New Google SEO
Bandung, IndonesiaAAK. 1998. Bertanam Pohon Buah-buahan. Kanisius. Yogyakarta
Ashari, Semeru. 1995. Holtikultura Aspek Budidaya. Universitas Indonesia Press (UI-Press). Jakarta
Buah-buahan Yang Dapat Dimakan. PT. Gramedia Pustaka Utama dan Prosea Indonesia & European Commission. Jakarta.
http://ibnati.blogspot.com/2011/11/budidaya-nanas.html
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/14/vi-manfaat-nanas/#more-116
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/14/v-panen-dan-pasca-panen-nanas/#more-115
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/14/iii-teknik-budidaya-nanas/
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/03/nanas-part-2/#more-82
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/08/26/74/#more-74
http://rocky16amelungi.wordpress.com/2009/09/14/iv-hama-dan-penyakit/#more-113
Cara Sederhana Menanam Pohon Tin Dalam Pot
PENGERTIAN BUAH TIN
Pohon Buah Tin, Buah yang satu ini memang sangat spesial karena memiliki kandungan manfaat yang luar biasa. Buah surga ini juga merupakan buah eksotik, itu lah sebebnya harga Pohon Ara nama lain dari buah Tin ini memiliki harga jual yang mahal. Banyak orang menanam buah ini di dalam pot di bandingkan langsung di tanam di tanah. Karena pesona pohon surga ini sangat menggoda, maka jika di tanam di dalam pot akan membawa nilai keindahan tersendiri bagi pemiliknya. Untuk perawatan buah tin dalam pot memang lebih diperhatikan agar buah ini tumbuh subur dan berbuah lebat. Berikut tips dan trik penanaman buah tin dalam pot.
Pemilihan Jenis
Buah tin ada beberapa jenis, di antaranya buah yang berwarna ungu dan hijau muda.
Buah tin hijau berwarna hijau muda, yaitu conadria dan long yellow. Conadria memiliki warna kulit
buah hijau kekuningan dengan daging buah merah muda. Buah ini dapat dikonsumsi segar dengan rasa yang tidak terlalu manis. Daya tahannya yang lama, produktif, serta tahan panas (kekeringan) dengan pohonnya yang kokoh dan berumur panjang.
Sementara itu, jenis long yellow memiliki warna kulit buah yang agak kekuningan dengan tangkai buah yang panjang, rasanya cukup manis, tetapi pematangan buahnya agak lambat Buah tin ungu, yaitu black ischia dan negronne. Black ischia berasal dari Italia, buahnya berwarna ungu tua sampai hitam dengan dasar buah kehijauan dan noda keemasan serta daging buah merah keunguan dengan rasa yang enak seperti sawo. Buahnya berbentuk seperti pir berukuran cukup besar (panjang 6,35 cm dan lebar 3,8 cm) dengan tangkai buah yang pendek.
Sementara itu, negronne (violette de bordeaux) berasal dari distrik Negronne di Bordeaux, Perancis. Rasanya paling enak dibandingkan dengan buah tin lainnya. Daging buahnya berwarna merah tua dan kulitnya nyaris hitam. Kedua jenis tanaman buah tin ini cocok dijadikan sebagai tanaman dalam pot, apalagi negronne dengan sosok tanaman yang tegak, kokoh, dan cenderung kerdil.
Bertanam di Pot
Siapkan pot berukuran diameter 50 cm dan tinggi lebih dari 60 cm, lalu masukkan pecahan genting atau batu bata ke dalam dasar pot untuk mencegah keluarnya media tanam bersama air siraman. Selanjutnya, masukkan media tanam sampai mengisi minimal setengah pot.
Siapkan bibit yang dipilih berasal darisetek dengan ketinggian minimal 60 cm dan berdaun sempurna lebih dari enam helai. Batangnya tegak dan sehat dengan diameter 1 cm. Setelah itu, gunting polibag dan keluarkan bibit beserta media tanamnya dari polibag.
Tanam bibit tepat di tengah-tengah pot, lalu tambahkan media tanam hingga mendekati bibir pot. Siram bibit yang baru ditanam sampai media tanam basah. Tempatkan pot di lokasi teduh dalam beberapa hari, lalu pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari setelah segar.
Admin
07:12
New Google SEO
Bandung, IndonesiaBuah tin ada beberapa jenis, di antaranya buah yang berwarna ungu dan hijau muda.
Buah tin hijau berwarna hijau muda, yaitu conadria dan long yellow. Conadria memiliki warna kulit
buah hijau kekuningan dengan daging buah merah muda. Buah ini dapat dikonsumsi segar dengan rasa yang tidak terlalu manis. Daya tahannya yang lama, produktif, serta tahan panas (kekeringan) dengan pohonnya yang kokoh dan berumur panjang.
Sementara itu, jenis long yellow memiliki warna kulit buah yang agak kekuningan dengan tangkai buah yang panjang, rasanya cukup manis, tetapi pematangan buahnya agak lambat Buah tin ungu, yaitu black ischia dan negronne. Black ischia berasal dari Italia, buahnya berwarna ungu tua sampai hitam dengan dasar buah kehijauan dan noda keemasan serta daging buah merah keunguan dengan rasa yang enak seperti sawo. Buahnya berbentuk seperti pir berukuran cukup besar (panjang 6,35 cm dan lebar 3,8 cm) dengan tangkai buah yang pendek.
Sementara itu, negronne (violette de bordeaux) berasal dari distrik Negronne di Bordeaux, Perancis. Rasanya paling enak dibandingkan dengan buah tin lainnya. Daging buahnya berwarna merah tua dan kulitnya nyaris hitam. Kedua jenis tanaman buah tin ini cocok dijadikan sebagai tanaman dalam pot, apalagi negronne dengan sosok tanaman yang tegak, kokoh, dan cenderung kerdil.
Bertanam di Pot
Siapkan pot berukuran diameter 50 cm dan tinggi lebih dari 60 cm, lalu masukkan pecahan genting atau batu bata ke dalam dasar pot untuk mencegah keluarnya media tanam bersama air siraman. Selanjutnya, masukkan media tanam sampai mengisi minimal setengah pot.
Siapkan bibit yang dipilih berasal darisetek dengan ketinggian minimal 60 cm dan berdaun sempurna lebih dari enam helai. Batangnya tegak dan sehat dengan diameter 1 cm. Setelah itu, gunting polibag dan keluarkan bibit beserta media tanamnya dari polibag.
Tanam bibit tepat di tengah-tengah pot, lalu tambahkan media tanam hingga mendekati bibir pot. Siram bibit yang baru ditanam sampai media tanam basah. Tempatkan pot di lokasi teduh dalam beberapa hari, lalu pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari setelah segar.
Pengertian Dan Manfaat Pupuk NPK Mutiara Bagi Tanaman ,Berbicara tentang Tanaman maka kita tidak bisa meninggalkan yang namanya pupuk karena pupuk merupakan unsur yang sangat menunjang proses keberhasilan atau proses pertumbuhan tanaman agar tumbuh subur dan dapat menghasilkan hasil yang maksimal.nah disini admin http://ronyagriculture.blogspot.co.id akan membagikan manfaat pupuk NPK Mutiara bagi tanaman.
Pupuk NPK mutiara merupakan salah satu jenis pupuk majemuk yang mengandung 5 unsur hara baik makro maupun mikro yang sangat diperlukan bagi tanaman. Pupuk NPK ini sebenarnya ada beberapa jenis seperti Pupuk NPK Mutiara dan Pupuk NPK Cair. Namun pada postingan kali ini dasar pertanian akan membahas tentang Manfaat dan Kegunaan Pupuk NPK Mutiara. Anda semua tentu tahu apa manfaat pupuk bagi tanaman, salah satu manfaat pupuk bagi tanaman adalah untuk mempercepat pertumbuhan tanaman. Tapi harus diperhatikan juga jenis pupuknya. Karena beda pupuk tentu beda manfaatnya, karena setiap pupuk akan mengandung unsur-unsur atau zat yang berbeda-beda serta fungsinya juga berbeda bagi setiap tanaman. Ada pupuk yang khusus untuk pertumbuhan akar, ada juga pupuk yang khusus untuk pertumbuhan batang dan daun, juga ada pupuk yang hanya berfungsi untuk buah. Jadi kita harus tahu membedakan mana pupuk yang sesuai dengan tanaman yang kita budidayakan.
Berbicara masalah pupuk, anda tentu mengenal jenis pupuk yang satu ini bukan? Yaitu pupuk NPK, yang juga termasuk kategori pupuk anorganik. Oh ya untuk perlu anda tahu juga bahwa jenis pupuk ini ada yang namanya pupuk organik dan juga pupuk anorganik. Pupuk organik ini biasanya berasal dari kotoran ternak atau bisa juga disebut pupuk kompos, sedangkan pupuk anorganik ini seperti pupuk Urea, NPK, KCL, ZA, dan lain-lain.
Sebagaimana disinggung diawal paragraf tadi bahwa kali ini akan dibahas tentang manfaat pupuk NPK Mutiara untuk tanaman. Pupuk NPK Mutiara ini memiliki ciri-ciri bentuk berbutir-butir seperti mutiara, berwarna biru pudar. Untuk jenisnya juga berbeda-beda tergantung merk dari perusahaan yang memproduksinya. Pupuk NPK Mutiara ini mengandung sekitar 16 % N (Nitrogen), 16 % P2O5 (Phospate), 16 % K2O (Kalium), 0,5 % MgO (Magnesium), dan juga 6 % CaO (Kalsium). Dengan banyaknya kandungan dalam pupuk NPK Mutiara tersebut maka biasa juga dikenal dengan istilah Pupuk NPK 16-16-16.
Untuk Keunggulan Pupuk NPK Mutiara ini sangatlah banyak,diantaranya adalah sebagai berikut :
Untuk menjaga keseimbangan unsur hara makro dan mikro pada tanah.
Mengandung banyak unsur hara NPK serta unsur hara mikro seperti CaO dan MgO yang jelas sangat dibutuhkan tanaman.
Sangat mudah dalam penggunaannya karena pupuk ini mudah larut.
Manfaat Pupuk NPK Mutiara Untuk Tanaman
Manfaat pupuk NPK Mutiara yang pertama adalah dapat mempercepat, memperbanyak, memperkuat, serta memperpanjang akar tanaman. Sehingga dengan demikian akar akan mudah menyerap hara pada tanah.
Manfaat Pupuk NPK Mutiara Untuk Tanaman
Manfaat pupuk NPK Mutiara yang pertama adalah dapat mempercepat, memperbanyak, memperkuat, serta memperpanjang akar tanaman. Sehingga dengan demikian akar akan mudah menyerap hara pada tanah.
Mencegah tanaman agar tidak kerdil.
Mempercepat pertumbuhan tunas pada tanaman.
Memperkecil kemungkinan tanaman mengalami kerontokan bunga dan juga buah, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian.
Dapat meningkatkan fotosintesis tanaman sehingga pembentukan zat gula, tepung dan protein lebih meningkat.
Meningkatkan produksi buah.
Admin
22:15
New Google SEO
Bandung, Indonesia














